Kamis, 23 Januari 2014

Apa kabarmu shalihat?^^



Bismillahirrahmanirrahim…

Serupa dengan munculnya matahari pagi ini, masih menandakan kita diberi kesempatan untuk memperbaiki semua kesalahan yg dilakukan hari2 kemaren. Serupa dengan sebentuk kerinduan yang sengaja kujaga rapi untuk pertemuan selanjutnya yg lebih menyuburkan iman, menambah manisnya senyum, membumbui tawa yang terselubung keakraban, menilai tetesan bening yang sesekali hadir karena dosa makin menumpuk.

Setidaknya masih berbekal rasa bersalah pada Allah atas nikmat yang belum sempat kita syukuri karena mata dan hati terbutakan oleh kilau nikmat baru yang barangkali sebuah ujian penguat iman.
Adakah lagi kendala yang kadang membuat bosan menghadiri perjumpaan itu? Semoga tidak… karena disela-sela perjuangan keduniaan ini aku masih merasa kehilangan jika tak melihatmu tersenyum di lingkaran luar biasa itu untuk beberapa pecan ke depan.
Harusnya kita selalu berbaik sangka pada tiap hal menyakitkan yang bisa jadi terselubungi banyak hikmah. Harusnya kau ingatkan aku untuk tak lupa menyapamu di setiap pergantian hari. Harusnya kau singgung aku tentang sms rindu yang tak sempat ku konfirmasi. Ya… seharusnya…^^ tapi batas kemanusiaan membuatmu memaafkanku atas hak yang tak sempat kutunaikan karena lalaiku.

Apa kabarmu shalihat?
Semoga pagi ini awal liburanmu tetap terisi full agenda bermanfaat, meski keahliaanmu masih membantu ibu memotong sayur atau memboncenginya belanja ke pasar. Atau jika kau mulai sibuk dengan tumpukan pakaian kotor yang menjadi dinas rutinmu setiap pagi di rumah itu, meski hanya sekedar mengantarkan adik kecilmu ke sekolah, atau apapun jenis kesibukanmu kuingin disana terbawa senyum sumbringahmu. Sebagai pertanda putri  kecil sang bunda berubah title jadi anak gadis sholeha yang tak mesti di suruh-suruh baru bergerak.^^(sihhiii… anak gadis dank^^)

Apa kabarmu adik cantikku?
masih samakah ketukan jemarimu menghitung dzikir pagi petang penguat dzatiyah yang sama-sama kita jadi kan PR besar di liburan kali ini. Apakah pesona sinetron bersambung itu mengalahkan bayangan hadirku dan hadirnya dipenghujung rhobithohmu^^
Masihkan sama banyaknya sujudmu di pendaran perjuangan ini dengan di tempat nyaman pelukan ayah bunda itu? Bukankah sama-sama kita diskusikan kemaren tentang perkataan Rasul kita
“ jika kau ingin membantuku, maka perbanyak sujudmu”
 semoga ucapan luar biasa ini makin menggema-gema di telinga dan hati kita, untuk meminimalkan futur amalan yang makin mengancam kondisi.^^

Apa kabarmu pemilik jiwa yang lembut?
Hari ini, apa yang kau risau kan?
Bukankah harapan mereka berdua kau semakin dewasa dan tertata, terjaga dan berharga…
Lantas kenapa musti kita bumbui dengan penyakit hati yang terkadang melampaui batas pikiran pada laporan, tugas, kuliah dan banyak hal lain yang mustinya ingin didahulukan. Ah… kemaren terpaksa galau menghitung-hitung terbitnya godaan hati yang belum pantas diperpanjang. Meski realita terasa membatasi kefitrahan maka terkadang kekerasan pada hati perlu kita utamakan, dalam kondisi ini^^
Dinda… kuharap kau sedang baik-baik saja, dalam kondisi terjaga, dalam kondisi bermanfaat. Doakan aku agar selalu membersamaimu dalam hal baik-baik. Meski banyak hal tak baik yang akan sama2 kita ubah. Seperti janji kita… sama-sama mempercantik mahkota-mahkota mawar berwarna ini, hingga peradaban taman yang kita upayakan makin indah dan berharga..^^

pekanbaru, 24 jan 2014
 WITH LOVE
^_*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar